Diarsipkan di bawah: 1
Dari Malik bin Nadlah r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda:"Tangan itu ada tiga, tangan Allah yang maha mulia; tangan pemberi setingkat di bawah tangan Allah dan ; tangan peminta. Maka berikan kelebihan, tapi jangan lemahkan dirimu (memberikan semua hartamu sehingga kamu menjadi orang minta-minta). (H.r. Abu Dawud)
Diarsipkan di bawah: 1
bgmn caranya?
ikuti cara berikut:
1. Klik ikon untuk menambah kontak YM anda{add a contact}, kemudian pada kolom yang
disediakan ketik “quran.noble” . Selanjutnya anda tinggal ikuti
petunjuk lainnya seperti biasa.
2. Untuk dapat kotak dengannya kirim pesan :
Contoh : Untuk mengetahui terjemahan Al Fathihah ayat 1 sampai ayat 3
tinggal ketik di kolom pesan sbb: quran id 1:1-3
Anda orang Jerman, tidak mengerti bahasa indonesia; ketik saja de
(maksudnya menggantikan id seperti di atas); untuk english ketik en, etc.
Lebih jelasnya ketikkan help aja
Mudah bukan..? Semoga dengan ini kita semakin mudah untuk mendekatkan diri kepada Allah dan semakin mengerti akan kandungan firman-Nya.
di sadur dari blognya Fadliwae.
Diarsipkan di bawah: 1
tergesa-gesa.
Beliau ditanya apa itu tergesa-gesa?
Mereka yang berkata:”Aku telah berdoa kepada Allah tapi tidak dikabulkan” (H.R. Tirmidzi).
Diarsipkan di bawah: 1
Alhamdulillah, anak kedua kami telah lahir kemarin hari rabu 30 Mei 2007 pukul 13.30 wib dg berat 4,2Kg persalinan normal.
Proses kelahiran sudah mulai terasa 2 hari sebelumnya ketika kontraksi rahim mulai sering terjadi dan di hari berikutnya sudah terlihat bloodyspot, seperti wanita yang hendak menstruasi.
Rabu pukul 10 kami sudah sampai di RSIA Aprilia yang jaraknya hanya 500 meter dari rumah dan setelah di periksa ternyata sudah bukaan 2 dari 10 bukaan yang menandakan bayi siap keluar. Sehingga kami langsung pesan kamar dan meletakkan tas yang sudah disiapkan dari rumah. Alhamdulillah istri merasa siap karena ini adalah persalinan kedua.
Ketika baru saja selesai makan siang kira2 pukul 12.30 istri bilang “Yah, kayaknya ketuban pecah nih..” benar saja, baju bawahan istri langsung basah kuyup seperti ngompol banyak sekali, agak gugup juga kami minta tolong perawat yang bilang “Pak saatnya bersalin, mari ke kamar VK, ibu ganti dengan baju ini” sambil menyerahkan baju biru yang kancingnya di belakang.
Sekitar pukul 13 istri sudah masuk ruang bersalin, saya ikut menemani. Wah kamar yang terang, dingin dan bau khas rumah sakit kesan saya. Detik-detik kelahiran pun dimulai, istri mulai merasa pegal di pinggang dan minta dipijat, sambil tidur miring. Agar tenang, selalu ingat Allah atas segala nikmat selama ini juga melakukan pernafasan seperti yang diketahui dari buku dan konsultasi bahwa ambil nafas dari hidung, keluarkan dari mulut sambil membayangkan proses persalinan yang lancar.
Setelah beberapa saat dilakukan pemeriksaan dan ternyata pintu keluar sudah terbuka sempurna. Bidan menuntun untuk bersalin. Posisi terlentang, lutut agak terbuka dan tangan memegang pergelangan kaki. Dengan dibimbing bidan, istri menarik nafas dan mengejan. Ketika mengejan, kepala ibu dalam posisi tertunduk dan mata tidak boleh terpejam, Mata harus terbuka. Ya, ini detik2 keluarnya bayi dari rahim ibu. Pertama kelihatan ubun-ubunnya, sambil mengejan dan mengatur nafas yang dibimbing bidan, akhirnya kepala bayi sudah terlihat semua yang kemudian menyusul badan dan kaki keluarnya yang lebih cepat dan mudah dibandingkan proses keluarnya kepala.
Alhamdulillah anak kedua kami telah lahir dg selamat, laki-laki, dengan berat 4,2Kg memang kejutan yang sangat membahagiakan sekali. Selama kehamilan kedua ini memang agak istimewa, istri saya masih kuliah di Akademi Kebidanan Al Irsyad Cilacap semester 4, Ruang kuliah biasanya di lantai 3. Setelah kehamilan 6 bulan alhamdulillah, banyak dosen yang mengadakan kuliah di lantai 2. Dan persalinan kebetulan terjadi setelah Ujian Akhir Semester ini, jadi Alhamdulillah tidak terlalu repot dengan kegiatan akademik.
Masa awal kehamilan istri tidak merasa nyidam, dan biasa saja, hanya bulan-bulan terakhir kehamilan istri saya sangat senang sekali dengan pisang goreng ! Hampir-hampir tiada hari tanpa pisang goreng hehe.. katanya pisang goreng kok enak sekali yah, manis dan crispy
Junior pertama cowok usia 3tahun 3bulan, dengan tambahnya anggota keluarga ini semoga tambah berkah, tambah syukur, tambah keceriaannya dan lebih bermanfaat bagi keluarga lain.
Alhamdulillah terimakasih atas do’a bapak ibu saudara semua. Semoga Alloh membalas dengan pahala dan kebaikan yang lebih melimpah lagi.
Diarsipkan di bawah: 1
Insyaalloh, mulai bulan Juni yang akan datang kami akan memulai
membuka cabang outlet jilbab di teras Alfamart.
Persiapan sudah matang, antara lain: calon karyawan dan etalase.
bismillah, semoga leads yang cukup banyak dapat kami ubah menjadi customer
Diarsipkan di bawah: 1
Tadi pagi sekitar pukul 07 WIB, saya ke Pantai Teluk Penyu Cilacap
bersama junior. Biasa pagi hari di Pantai sangat menyenangkan. Banyak
anak bermain ombak dan pasir pantai.
akan tetapi pagi tadi agak beda suasananya. Hampir tidak ada orang
yang bermain ombak dan pasir. Hanya melihat fenomena laut yang beda
dari hari biasanya.
Ya, Permukaan air laut tadi pagi cukup tinggi. Seperti laut sedang Pasang.
Sehingga gelombang yang kecilpun bisa nyampai agak jauh ke darat.
padahal angin tidak kencang. beda saat terjadinya gempa yang diikuti
tsunami beberapa bulan lalu,
Apakah kejadian ini karena adanya gempa tektonik, atau siklus pasang
surut biasa, atau bisa jadi karena pemanasan global? Wallahu a'lam
Semoga kejadian ini dapat lebih meningkatkan kesadaran manusia atas
Kemahakuasaan Alloh SWT.
Diarsipkan di bawah: 1
Rasulullah s.a.w. bersanda kepada Ali r.a.: "Wahai Ali, tiga perkara jangan kamu tunda, sholat ketika datang waktunya, jenazah ketika sudah siap dimakamkan dan gadis ketika telah menemukan pasangannya yang cocok" (H.R. Tirmidzi)
Diarsipkan di bawah: 1
Dari Abu Syuraih al-Ka'by Rasullah s.a.w. bersabda:"Barang siapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaknya ia menghormati tamunya dengan pemberiannya, sehari semalam. Menjamu tamu itu tiga hari, setelah itu sedekah. Tidak halal baginya menyindir agar tamu merasa tertekan. Barang siapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka berkatalah yang baik atau diam" (H.R. Bukhari, Muslim dll.)
Diarsipkan di bawah: 1
Waktu masih sekolah dulu, inget pernah ada omong2 tentang enaknya jadi apa kalo besar nanti,
ada yang bilang enak jadi pegawai negeri, pasti gajian tiap bulan dan
kalau tua dapet pensiun. ada yang bilang jadi dokter enak, dihormati dan uangnya lebih banyak, terus ada yang bilang
lebih enak jadi bisnismen, karena bisnismen rumahnya pasti mentereng dan mobilnya bagus
dan semakin melebar akhirnya pembicaraan tidak berfokus pada profesi tetapi pada
kata sifat. Wah aku pengin jadi orang kaya aja ah, gak tau kerjanya apa yang penting kaya, kan enak jadi orang kaya.. hehe..mau apa aja kesampaian.
Trus ada yang menimpali wah aku pengin jadi orang yang pinter aja ah,kan kalau jadi orang yang pinter pasti gampang cari kerja dan juga otomatis uangnya jg banyak, kalau cuma kaya tapi bodoh kan gampang diboongin lalu bisa miskin lagi hehehe..orang kaya kalah sama orang pinter.
Teman yang satunya bilang wah kalau gitu aku pengin jadi orang yang berkuasa aja lah, kan kalau berkuasa enak, mau apa aja bisa. Orang kaya sama orang pinter kalah sama orang berkuasa, ya nggak?? hehehe..
terdiam sesaat karena lagi pada mikir bener juga ya, orang berkuasa selalu menang?
akhirnya ada temen yang bilang "Wah kalo gitu aku pengin jadi orang yang selalu beruntung aja lah.."
kan jadi orang beruntung enak, mau kaya, pinter, berkuasa kalau gak beruntung pasti akhirnya sial. tetapi kalo jadi orang yang selalu beruntung, baik jadi PNS,dokter,pejabat,pegawai, pasti enak hidupnya.. hahaha..
Pembicaraan selesai, bisa disimpulkan memang paling enak jadi orang yang selalu beruntung.
Berikutnya, saya pernah baca, kalau kita ingin meningkatkan faktor keberuntungan cukup mudah.
Tantangannya sederhana yaitu tiga langkah saja :
1. Always Be Grateful (Selalu bersyukur). Apa saja harus kita syukuri, istilahnya harus selalu gembira, senang, apapun suasananya. Kalo mau sedih ya jangan sering-sering kalaupun mau sedih ya jangan lama-lama, karena lebih banyak nikmat Alloh yang kalau dihitung PASTI lebih banyak nikmat dari pada cobaanNya.
2. Share 20% of Your Gross Income (sisihkan 20% dari gross income untuk disumbangkan). Ini penting sekali karena agar kita termasuk orang yang bermanfaat bagi orang lain bermanfaat bagi semesta. Bisa berupa uang, bisa pula berupa ilmu, berupa waktu, berupa tenaga dan berupa pikiran kita untuk orang lain.
3. Do Your Best + Improve Your self Continuously (Terus perbaiki diri). Agar Hari ini lebih baik dari kemarin, dan hari esok kita lebih baik daripada hari ini.
Dan Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah, saya sudah membuktikannya.
Baru sedikit langkah di atas saya kerjakan. Hasilnya SUDAH bisa dirasakan. Diantaranya ada yang inget akan utangnya sehingga dengan tidak disangka (karena terus terang aku sendiri sudah lupa kalo pernah nitipken uang padanya) mengatakannya kalo uangku ada padanya, dan ini 2 orang loh, nilainya juga lumayan. Terus kemudian akhirnya aku dapet deal senilai 3 juta lebih, yang sebelumnya klien itu tidak berminat dengan penawaran saya, dan banyak hal-hal kecil yang BENAR-BENAR diluar dugaan saya. It's AMAZING !!!. Dan kalau hal-hal KEBERUNTUNGAN ini terus berlanjut, InsyaAlloh hidup memang mudah dan gampang dan lebih menyenangkan. InsyaAlloh akan saya teruskan resep ini.
Jadi jika berkenan silakan coba tantangan yang pernah saya baca itu untuk dipraktekkan panjenengan sendiri. Saya tidak dapat menjanjikan keajaiban apa-apa. Hanya ingin nunggu kejadian baik apa yang akan panjenengan alami.
Diarsipkan di bawah: 1
Melihat berita-berita di detik.com dan di beberapa televisi tentang
IPDN, sangat geram sekali dengan kejahatan yang merajalela disana.
Alhamdulillah ada sesosok dosen yang insyaalloh berada di jalan yang
lurus. Saya sangat bersyukur sekali ada contoh manusia yang bisa
menetapi kebenaran. Melihat bagaimana beliau mengatakan "Saya melihat
kemungkaran di sini, Kebenaran diinjak-injak", "Kebenaran itu
dari Alloh, saya tidak takut mengatakannya", juga ketika ditanya apakah
bapak siap menggantikan Sumaryadi? dijawab "Saya menolak, kalau saya
menerima berarti saya ambisius. Saya tidak butuh jabatan".
Semangat yang harus ditiru.